Ekspor Biji Kokain Dapat Bibitnya dari Kebun Raya Bogor, Pria Ini Ditangkap Petugas

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:16 WIB
Ilustrasi-Polda Metro Jaya dan Bea Cukai mengagalkan pengiriman biji kokain ke luar negeri. (pixabay(qimono))
Ilustrasi-Polda Metro Jaya dan Bea Cukai mengagalkan pengiriman biji kokain ke luar negeri. (pixabay(qimono))

AYOMEDAN.ID--Seorang pria ditangkap petugas, karena kedapatan dan terbukti mengekspor biji kokain. Pria berinisial DS itu mengaku dihadapan petugas bahwa bibit kokain didapatkannya dari Kebun Raya Bogor.

Selain itu ia juga mendapatkan bibit kokain dari Lembang Bandung Jawa Barat. Setelah mendapatkan biji itu, pelaku menanamnya di rumah dan dapat tumbuh dengan subur.

Dari sanalah awal mula pelaku mengekspor biji kokain ke beberapa negara. Melansir dari suara.com, pria berinisial SDS (51) ditangkap Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya terkait kasus ekspor biji koka alias kokain. Kepada penyidik SDS mengaku menanam pohon koka sejak 2003.

Baca Juga: Viral Tukang Tahu Gejrot Ganteng, Diserbu Pembeli Emak-emak

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan berdasar pengakuannya SDS mengklaim awalnya memperoleh biji koka dari Kebun Raya Bogor.

"Dari keterangan tersangka bahwa barang bukti tersebut didapatkan dari hasil menanam tanaman koka yang bisa tumbuh besar di rumahnya sejak tahun 2003. Tersangka awalnya bisa menanam pohon koka dari biji koka yang dia dapatkan dari mengambil biji-biji koka dari tanaman pohon koka di area terbuka Kebun Raya Bogor," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Selain dari Kebun Raya Bogor, tersangka SDS juga mengklaim memperoleh biji koka untuk ditanam di rumahnya dari Kebun Balitro Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Berita Terpopuler Jumat 5 Agustus 2022, dari Pelecehan Penumpang Kereta hingga Peristiwa Penting Hari Asyura

"Tersangka juga mengatakan bahwa selain dari Kebun Raya Bogor dia mendapatkan biji-biji koka dari Kebun Balitro Lembang (Balai Penelitian Rempah dan Obat). Dimana biji tersebut dia dapatkan dari seorang penjaga kebun Balitro Lembang dengan mengatakan membutuhkan biji-biji tersebut untuk digunakan sebagai penelitian tanaman obat," bebernya.

Halaman:

Editor: Frans C Mokalu

Sumber: suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X