Penjualan Motor Bodong di Medsos Kian Marak, Ini yang Dilakukan Polda Sumatra Barat

- Kamis, 22 September 2022 | 14:31 WIB
Begini hukum beli Sepeda motor  bodong atau tanpa dokumen lengkap  (Ainur Rizki - Sinergi Madura)
Begini hukum beli Sepeda motor bodong atau tanpa dokumen lengkap (Ainur Rizki - Sinergi Madura)

AYOMEDAN.ID—Polda Sumatra Barat (Sumbar) mencium maraknya penjualan motor bodong melalui media sosial (medsos). Penjualan motor bodong melalui medsos di Sumatra Barat dinilai terus meningkat.

Oleh karena itu, Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan meminta masyarakat tidak membeli motor tanpa dilengkapi surat-surat resmi.

Baca Juga: Pidato Bahasa Arab Singkat Tema Cinta Rasul Lengkap dengan Terjemahannya, untuk Menyambut Rabiul Awal

Motor bodong tanpa dilengkapi surat-surat resmi yakni tanpa STNK dan BPKB atau hanya STNK-nya saja, memiliki risiko tinggi. Selain yang menjual, pembelinya pun berpotensi dikenakan sanksi pidana.

“Hal ini yang harus diedukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membeli barang tersebut karena jelas melanggar hukum dan bisa masuk ranah pidana,” ujarnya.

Menurutnya, jika permintaan motor bodong terus meningkat, maka angka kriminalitas terlebih pencurian kendaraan bermotor juga meningkat.

Baca Juga: Sedekah Ketupat, Tradisi Warga Cilacap Barat pada Rebo Wekasan yang Tetap Dilestarikan

“Jika permintaan dari masyarakat tinggi maka tingkat pencurian kendaraan di daerah ini akan terus meningkat,” katanya.

Terkait penjuaan motor bodong melalui medsos, pihaknya terus melakukan pengembangan untuk meangkap dalang besar dibalik transaksi illegal tersebut.

Halaman:

Editor: Frans C Mokalu

Sumber: korlantas.polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Edy Rahmayadi Minta Desa Jadi Ujung Tombak Tekan Inflasi

Kamis, 29 September 2022 | 20:36 WIB

Pemko Medan Mulai Salurkan BLT BBM Mulai Oktober 2022

Kamis, 29 September 2022 | 20:30 WIB
X