Soal Pungli yang Menimpa Komika Soleh Solihun, Ini Kata Korlantas

- Senin, 3 Oktober 2022 | 14:16 WIB
Ilustrasi pungli.  (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi pungli. (Freepik/rawpixel.com)

AYOMEDAN.ID—Korlants Polri menegaskan tidak akan mentolerir praktik pungutan liar. Siapapun yang melakukannya akan dikenakan sanksi tegas. Hal ini demi merubah minset masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Reaksi Korlantas Polri, terkait dengan pungli yang dialami oleh komika Soleh Solihun saat hendak memperpanjang STNK 5 tahunan. Soleh Solihun dimintai uang sebesar Rp 30 ribu saat melakukan cek fisik kendaraannya di Samsat Jakarta Selatan.

Baca Juga: Pesan Terakhir Korban Tragedi Kanjuruhan kepada Sang Ibu di Perantauan Bikin Netizen Menangis

Peristiwa itu diunggah di Soleh Solihun di akun Twitter pribadinya @solehsolihun.

Sementara, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan, pungutan liar di kantor layanan Samsat tidak diperbolehkan.

"Pungli itu sudah nggak boleh," ucap Firman Santhyabudi seusai apel Operasi Zebra 2022 di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Contoh Pidato Maulid Nabi bagi Pelajar, Cocok untuk Lomba Pidato atau Kata Sambutan

Firman melanjutkan, pihaknya hingga kini masih berupaya keras untuk menghapus stigma masyarakat mengenai pungli.

"Kita ke depan polisi juga nggak mau dituding tempatnya pungli. Cek itu siapa yang pungli ke mana, supaya laporannya jelas," jelasnya.

Halaman:

Editor: Frans C Mokalu

Sumber: pmjnews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tangkal Hoaks, Watchdoc Gelar Pelatihan Video 

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:04 WIB
X