“Dengan kandungan roti aoka yang sudah tak sebutkan tadi terutama bahan pengawet kalium propionat dkk tadi akan teroksidasi dan terurai menjadi lebih aman di makan JIKA ROTI DIPANGGANG terlebih dahulu maka pada kemasan roti dituliskan ROTI PANGGANG.
Jadi jika kelen makan roti aoka lebih dari satu biji tanpa dipanaskan terlebih dahulu, yang terjadi adalah reaksi dari bahan di atas biasanya akan merangsang peristaltik usus akhirnya yang terjadi setelah makan adalah mules.” tulis unggahan yang beredar.
Baca Juga: Cara Membuat Sohun Ayam Claypot ala Chef Devina Hermawan, Rasanya Enak, Gurih dan Enggak Lembek
Selain itu, Abimanyu juga mengingatkan agar Roti Aoka tak diberikan kepada anak-anak, terlebih yang memiliki kondisi pencernaan yang sensitif.
Di kemasan Roti Aoka juga telah diperingatkan bahwa konsumsi roti tersebut dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan efek laksatif, seperti diare.
Namun hingga artikel ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Roti Aoka mengenai cara mengonsumsi yang benar.
Jika benar Roti Aoka harus terlebih dahulu dipanggang, maka tentunya roti ini tak cocok dijual di kantin sekolahan yang mayoritas tak menyediakan alat pemanggan.***
Artikel Terkait
Cara Membuat Sohun Ayam Claypot ala Chef Devina Hermawan, Rasanya Enak, Gurih dan Enggak Lembek
Cara Buat Ayam Kukus Jahe, Rasanya Enak, Lembut, Enggak Bau Amis Sama Sekali, Cocok Dimakan saat Musim Hujan
Nunggak Bayar Pajak STNK 2 Tahun Bisa Kena Blokir, Yuk Simak Cara Bayar Pajak Kendaraan secara Online
Libur Akhir Pekan, Presiden Jokowi Ajak Jan Ethes dan La Lembah Manah ke Candi Prambanan
Cara Membuat Nasi Krawu yang Mudah dan Praktis, Makin Lengkap kalau Makannya pakai Serundeng
7 Cara Mudah untuk Mendapatkan Uang Tambahan, Bisa Jualan Camilan dan Pasarkan Secara Online