SEMUA TENTANG MEDAN
 

Pasutri Selingkuh di Tebing Tinggi Diringkus Polisi

Senin, 05 Juli 2021
PENULIS A. Dadan Muhanda    SOURCE Suara.com    EDITOR A. Dadan Muhanda
Ilustrasi pasutri selinguh diringkus polisi  

 

AYOMEDAN.ID--Pasangan suami istri di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara diringkus personel Satreskrim Polres Tebingtinggi karena terlibat pembunuhan. 

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiyarso mengatakan, pasutri tersebut adalah Heri Juana alias Kajon (51) dan istrinya Susilawati alias Susi (44) warga Kota Tebingtinggi.

Mereka merupakan pelaku pembunuhan terhadap Lukman alias Tompel (29) yang jasadnya ditemukan tergantung di plafon dapur rumahnya. 

"Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Motifnya sakit hati karena kasus perselingkuhan antara korban dan istri pelaku," ujar AKBP Agus Sugiyarso, Senin (5/7/2021).

Pelaku membunuh korban dengan memukul bagian kepala dan dada menggunakan linggis. Dibantu sang istri, pelaku pun merekayasa seolah-olah korban bunuh diri di dapur rumahnya. 

Pembunuhan ini terungkap, saat polisi melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi.

Ditemukan ada kejanggalan dengan kematian korban.

Kemudian dilakukan penyelidikan dan diketahui bahwa korban dibunuh. 

Sebelum dibunuh, korban dan pelaku sempat terlibat perkelahian.

Pelaku pulang ke rumahnya mengambil linggis dan kembali menemui korban saat berada di kebun ubi, tepat dibelakang rumah. 
Di lokasi itulah korban dihabisi oleh pelaku. Setelah terungkap, polisi langsung meringkus pelaku. Pada Sabtu (3/7/2021) kedua pelaku diamankan polisi. 

"Selain kedua pelaku, barang bukti linggis juga sudah diamankan," katanya. 

Korban ditemukan Kamis (1/7/2021) di rumahnya Jalan Bagelen Ujung Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam posisi tergantung.

Dugaan awal, korban meninggal akibat gantung diri namun terjatuh karena talinya tidak kua

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT