SEMUA TENTANG MEDAN
 

Manfaat Layanan Gawat Darurat PSC yang Bisa Diakses Lewat Nomor 119

Selasa, 22 Juni 2021
PENULIS Gelar Aldi S.    SOURCE Ayobandung.com    EDITOR Ananda M. Firdaus
ilustrasi layanan ambulans PSC 119. (Ayobandung.com/Kavin Faza)  

MEDAN PETISAH, AYOMEDAN.ID -- PSC atau Public Safety Center (PSC) adalah layanan cepat tanggap darurat kesehatan. Layanan yang dibentuk pada tahun 2016 lalu ini, hasil kerjasama antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Perhubungan.

Layanan tanggap darurat ini dimaksudkan untuk membantu penangan kesehatan terhadap masyarakat yang tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan tetapi juga saat situasi sedang kritis.

PSC merupakan ujung tombak pelayanan kedaruratan yang membutuhkan respon cepat. Contoh kasusnya seperti  korban kecelakaan lalu lintas, kebakaran, ledakan, terjatuh dari ketinggian, tenggelam, digigit binatang buas, serangan jantung mendadak, dan lain-lain.

Nantinya, bila ada masyarakat yang menghubungi 119, maka call center akan menanyakan di mana lokasi kejadian berada dan akan mengarahkan ambulans dari Puskesmas, pos kesehatan, rumah sakit pemerintah yang paling dekat dengan lokasi kejadian.  

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan PSC 119 ini, Ayobandung.com rangkum 8 hal penting yang wajib diketahui sebelum menggunakan layanan ini: 

1. Layanan tak Berbayar Alias Gratis

Bila terdapat warga yang mengalami kejadian darurat seperti kecelakaan lalu lintas, maka pelayanan PSC ini bisa berupa pertolongan pertama pada kecelakaan, pengantaran dengan ambulans ke Puskesmas atau rumah sakit.

Namun, tenang. Bagi Anda yang mengakses layanan 119 ini, Anda tidak akan dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Meski demikian, layanan medis yang diberikan oleh petugas PCS berupa pertolongan pertama, sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan, seperti Puskesmas atau rumah sakit. Istilah ini kerapkali disebut layanan prehospital.

2. Kode Akses 119

Perlu diingat dan dicatat, layanan PSC ini bisa dihubungi dengan kode akses telepon 119. Saat menguhungi, akan ada petugas call center dari 119 yang menerima panggilan masuk. Petugas call center PSC ini bekerja 24 nonstop setiap harinya.

Nantinya, ketika menghubungi 119, warga diminta untuk melaporkan kejadian tersebut misalnya sepert lokasi kejadian, dan kejadian apa yang menimpa.

Ruang call center dilengkapi banyak layar monitor yang memberikan informasi adanya panggilan masuk, lokasi asal penelepon, dan informasi lain yang dibutuhkan dalam memberikan informasi terkait layanan gawat darurat.

3. Telepon Masuk akan Diverifikasi oleh Petugas Call Center

Guna menyaring prank telepon yang masuk, maka petugas call center PSC 119 akan menanyakan identitas pelapor. Setelah itu, pelapor dipersilakan untuk menjelaskan detail kejadian darurat yang dilihat atau dialami.

Nantinya petugas akan mengecek kebenaran laporan tersebut.

4. Tersedia Juga Nomor Telepon Lokal

Meski 119 terpusat di Jakarta, tapi Anda tak perlu khawatir. Anda yang berada di Kabupaten/Kota di Indonesia masih bisa menghubungi 119 menurut wilayahnya masing-masing.

5. Petugas Call Center PSC Juga Dapat Memandu Pemberian Pertolongan Pertama Secara Jarak Jauh

Petugas call center PSC Juga dapat memandu pelapor dalam memberikan pertolongan pertama atau first aid bagi korban. Ini ditujukan agar korban dapat tertanangi sekaligus menunggu petugas PSC tiba di lokasi kejadian.

Tak perlu khawatir, petugas call center PSC berisikan tenaga medis ahli yang dapat menangani sesuai dengan standard operating national (SOP), seperti perawat, bidan, dan bahkan dokter.

6. Petugas medis PSC akan Mendatangi Korban Kejadian

Bila laporan dari warga telah diverifikasi kebenarannya oleh petugas, maka petugas PSC kesehatan akan mendatangi lokasi kejadian korban gawat darurat tersebut.

Bersama ambulans yang membawa peralatan medis dan obat-obatan yang diperlukan, petugas medis menuju lokasi berdasarkan koordinat lokasi korban yang sudah diketahui dari peta pemantauan. Peta yang digunakan biasanya berupa peta elektronik.

7. Sebelum Memberi Pertolongan, Petugas Medis PSC akan Melakukan Triase Terlebih Dahulu 

Begitu petugas medis PSC tiba di lokasi gawat darurat, pihaknya akan melakukan dua langkah tindakan, yakni evakuasi dan pertolongan. Tindakan evakuasi bertujuan agar memastikan korban tidak mengalami hal yang lebih parah.

Lalu setelah evakuasi, maka petugas medis PSC akan memeriksa kondisi korban triase dalam memberikan pertolongan. Petugas akan membuat skala prioritas dalam memberikan pertolongan supaya jumlah korban yang diselamatkan dapat maksimal.

8. Korban akan Dibawa ke Fasilitas Kesehatan Terdekat

Setelah stabilisasi korban dan mengetahui status kegawatdaruratan korban, bila korban memerlukan penanganan yang lebih serius lanjutan, maka petugas medis PSC akan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas atau rumah sakit.

Itulah delapan hal penting yang wajib diketahui mengenai pelayanan PSC 119. Delapan poin ini penting untuk diketahui sebab sebelum membutuhkan layanan gawat darurat, maka Anda sudah tahu hal-hal apa saja yang berkaitan dengan PSC 119 ini.

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT