SEMUA TENTANG MEDAN
 

Vaksinasi Massal, Kota Medan Targetkan 75% Warga Punya Kekebalan Tubuh

Senin, 29 Maret 2021
PENULIS Editor    EDITOR Ananda M. Firdaus
Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) meninjau pelaksanaan vaksinasi di USU, Senin (29/3/2021). (dok. Pemkot Medan)  

MEDAN BARU, AYOMEDAN.ID -- Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan 75 persen warga Kota Medan mempunyai kekebalan di masa pandemi ini.

Hal ini ia sampaikan saat membuka pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (29/3/2021).

AYO BACA: Polisi Gerebek Teroris di Jakarta dan Bekasi
AYO BACA: Longsor Landa Tapanuli Tengah, Jalur Sibolga-Tarutung Dialihkan

Lebih jauh, Bobby mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi massal ini juga merupakan salah satu upaya kongkret dalam mencapai target tersebut. 

Bobby mengatakan, kegiatan ini merupakan vaksinasi massal terbesar dalam kerja kolaborasi Pemkot Medan. Konsep dan pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Bobby, dapat menjadi pelajaran bagaimana menyelenggarakan vaksinasi massal.

Pandemi Covid-19 melahirkan masalah kesehatan juga perekonomian. Karena itu, sebut Bobby, selain penanganan masalah kesehatan, Pemkot Medan juga concern dalam hal pemulihan perekonomian.

AYO BACA: Mengintip Komunitas Cat Lovers Independen Medan
AYO BACA: Ledakan Dahsyat di Kilang Balongan Indramayu Buat Warga Mengungsi

"Pemkot Medan konsisten melakukan langkah-langkah pemutusan penyebaran Covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi. Salah satu langkah pemulihan ekonomi, sebutnya, memberdayakan dan memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mewujudkan Medan sebagai The Kitchen of Asia di kawasan Kesawan," kata Bobby, mengutip laman resmi Pemkot Medan

Rektor USU Muryanto Amin berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik. Sampai saat ini, lanjutnya, pemberian vaksin massal ini sebanyak 2.065 dosen dan tenaga kependidikan yang ada di USU dan jumlah ini akan terus bertambah.

"Harus kita pahami bersama bahwa pemberian vaksin ini bukan hanya untuk melindungi diri kita sendiri, melainkan juga upaya memperkecil kemungkinan kita untuk menularkan virus tersebut kepada keluarga dan orang-orang yang kita sayangi," ucapnya.

AYO BACA: Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Pengamat: Pengusaha Transportasi Paling Terdampak
AYO BACA: Menteri Pariwisata Sebut Sejarah dan Kuliner Jadi Magnet Kota Medan

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT