SEMUA TENTANG MEDAN
 

Brimob Polda Sumut Modif Mobil Dinas Jadi Alat Pemadam Kebakaran

Rabu, 24 Maret 2021
PENULIS suara.com    EDITOR Ananda M. Firdaus
Brimob Polda Sumut Modif Mobil Dinas Jadi Alat Pemadam Kebakaran. (Dok. Istimewa via Suara.com)  

MEDAN BARU, AYOMEDAN.ID -- Guna mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) memodifikasi kendaraan dinasnya menjadi mobil pemadam kebakaran.

Melansir Suara.com-- jaringan Ayomedan.id --, sedikitnya ada enam unit mobil dinas milik Brimob Polda Sumut dimodifikasi hingga dapat berfungsi ganda. 

Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono mengatakan, mobil yang dimodifikasi bisa digunakan sebagai pemadaman api maupun penyemprotan disinfektan.

AYO BACA: Kalian Warga Medan Lolos ke IPB dan UNPAD? Begini Cara Daftar Ulang
AYO BACA: Ragam Jenis Pelanggaran yang Kena Tilang Elektronik

"Kendaraan ini dapat membantu dalam pencegahan karhutla. Selain itu dapat dimanfaatkan menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya, Selasa (23/3/2021).

Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto mengatakan, Sumatera Utara memiliki daratan seluas 7,2 hektare dengan hutan seluas 3,7 juta hektare dan lahan gambut seluas 261 hektar.

"Di Sumut juga memiliki potensi dalam menyimpan karbon yang berada di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Palas, Paluta, Madina, Dairi, dan Asahan," katanya.

AYO BACA: Termasuk di Sumut, Kapolri Resmikan Tilang Elektronik
AYO BACA: USU Peringat 5 Perguruan Tinggi Paling Dicari Calon Mahasiswa di SNMPTN 2021

Dadang mengatakan, sebagian kebakaran hutan terjadi selain faktor alam juga faktor manusia baik disengaja maupun karena motif ekonomi. Seperti melakukan pembukaan lahan atau karena kelalaian.

"Sejak 2015 kebakaran hutan menjadi perhatian Presiden Joko Widodo yang selalu memberikan arahan khusus dalam penanganan karhutla," ungkapnya. 

Pada 2020, kata Dadang, kebakaran hutan mengalami penurunan dan tidak menimbulkan polusi udara lintas batas negara.

"Kita patut bersyukur pada 2020 telah terjadi penurunan jumlah 89 titik hotspot di Sumut dikarenakan banyaknya curah hujan. Di mana pada 2019 terdapat 120 titik hotspot," tuturnya.

AYO BACA: 5 Fakta Saat Menstruasi Pertama: Dari Suara berubah Hingga Aroma Tubuh Berubah 
AYO BACA: Pendaftaran CPNS Atau CASN 2021 Segera Dibuka. Cek informasinya

"Polda Sumut mengambil langkah-langkah strategis dalam hal penanganan karhutla. Kita telah prioritaskan upaya pencegahan karhutla melalui konsolidasi dan koordinasi antara TNI, Pemda se tempat, BMKG, dengan menerapkan kemajuan teknologi seperti modifikasi cuaca," tukasnya.

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT