SEMUA TENTANG MEDAN
 

6 Fakta dan Profil Anton Medan, Pria Asal Tebing Tinggi dengan Nama Awal Tan Hok Liang

Selasa, 16 Maret 2021
PENULIS A. Dadan Muhanda    SOURCE Ayobogor.com    EDITOR A. Dadan Muhanda
Anton Medan  

BOGOR,AYOMEDAN.ID- Ulama kondang Muhammad Ramdhan Effendi atau yang akrab disapa Anton Medan, tutup usia Senin (15/3), sekitar pukul 15:00 WIB.

Pria yang juga sempat memiliki nama Tan Hok Liang ini, wafat di kediamannya, di Kampung Bulak Rata, RT 02/08, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Meninggalnya ulama kondang ini, meninggal sejumlah fakta menarik untuk diketahui. Berikut sederet fakta menarik, dibalik meninggalnya Anton Medan.

1. Mengidap penyakit diabetes

Menantu Anton Medan, Syamsul Bahri mengatakan, meninggalnya Anton Medan, tak lepas dari penyakit yang dideritanya yakni diabetes.

Bahkan, pria kelahiran Tebing Tinggi, Sumatra Utara, 10 Oktober 1957 itu, sempat dirawat selama satu pekan, di rumah sakit EMC Sentul. "Sempat dirawat satu pekan pada Desember 2020 kemarin, karena penyakit gula," katanya.

2. Meninggalkan 11 cucu

Diketahui Anton medan meninggal kan seorang istri bernama Risa Hapsari. Darinya, mendiang Anton Medan dikaruniai tujuh orang anak, dan sebelas orang cucu.

3. Dimakamkan tepat di Pondok Pesantren At Taibin

Delly Viki Ramdani, anak ke enam Anton Medan mengaku, jika sang ayah rencananya bakal dimakamkan pada Selasa (16/3), di Pondok Pesantren At Taibin.

Lokasi tersebut dipilih, lantaran pondok pesantren itu, merupakan salah satu sejarah, perjuangan Anton Medan dalam mensyiarkan Islam. 

"Bapak bakal dimakamkan di Pondok Pesantren At Taibin, tepatnya di samping Masjid Jami Tan Kok Liong yang bapak bangun sendiri," ujarnya.

4. Sosok penyayang dan cinta keluarga

Di mata Delly, sang ayah merupakan sosok yang sangat luar biasa. Dari mendiang, ia belajar banyak hal dalam kehidupan. 

"Saya banyak belajar tentang hidup ini dari bapak. Selain ayah, mendiang adalah sosok guru kehidupan bagi saya," tuturnya.

5. Tegas dan peduli terhadap anak dan keluarga

Selain penyayang, sang ayah merupakan sosok yang tegas kepada anak-anaknya. 

"Selain penyayang kepada anak-anaknya, bapak adalah sosok yang tegas kepada anak. Bapak selalu ingin anak-anaknya mandiri dalam semua kondisi," ujarnya.

6. Selalu membekali ilmu agama kepada anak-anaknya

Mendiang Anton Medan, juga dikenal amat peduli terhadap anak-anaknya. 

Hal tersebut ditunjukkannya dengan mewajibkan kepada seluruh anaknya, untuk mengenyam pendidikan di pondok pesantren.

"Semua anak bapak itu disuruh masuk ke pesantren. Hal ini agar semua anaknya memiliki bekal agama yang cukup. Saya saja pernah pesantren di Pandeglang Banten selama

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT